Monday, 10 December 2018

Ada cerita di ruang UKS



cerita sebagai catatan sekolah pengalaman masa putih abu abu masa masa sma yang menjadi sebuah cerita

Cerita ini saya buat dulu waktu menduduki bangku SMA ,tepatnya satu tahun yang lalu dengan kisah yang saya alami sendiri,

‌  Saat itu masih dalam balutan pakaian putih abu, dengan kondisi lemah mewajibkan diri untuk tetap hadir dalam proses belajar mengajar karena sebentar lagi akan diadakan ujian nasional maka diberikan juga jam tambahan.
 Sebelumnya aku sedikit ingin mengenalkan diri,aku belajar di salah satu sekolah cukup favorit tepatnya di kota semarang bagian barat perbatasan semarang batang , yaitu SMAN 1 WELERI yang berada di dekat kali dan banyak perawan mandi.

pikiran capek? Pasti ! 10 jam mapel ditambah lagi 2 jam tambahan, suntuk ga? Pasti lahh!! Karena aku bukan tipikal anak anak yang selalu mentaati peraturan pastinya sudah jelas banyak mempunyai masalah dengan guru.

Akhirnya siang itu tepatnya saat pergantian jam 9 ke 10 aku meminta izin untuk istirahat di UKS (bolos) , kurang lebih hampir dua jam mapel berlalu aku memutuskan untuk kembali ke kelas menemui guru .. belum sempat keluar entah siapa ada anak masuk dengan wajah lugu, tanpa salam, tanpa sapaan ,dan tanpa basa basi dia rebahkan badanya dan langsung ambil gadget di saku .

Mulai saat itulah rasa penasaran muncul setiap hari, butuh waktu lama untuk mengetahui info tentang anak itu , sampai akhirnya mendapat info banyak tentang anak itu. Tidak sampai disini saja, bukan hari lagi melainkan berbulan bulan, berusaha meluluhkan perasaannya ,menghangatkan sikap dia supaya untuk tidak dingin lagi, waktu itu sempat merasakan putus asa tapi bukan laki laki sejati jika hanya untuk datang sesaat lalu pergi tak tahu malu.

 Dan mulailah kisah kasih sederhana kita dimulai, mulai dari jalan berdua keliling gajelas dengan menaiki motor sembari membicarakan hal hal yang tak penting,maklumlah mencari materi supaya pembicaraan ga garing itu susah hehehe...,dia orang yang sangat lugu dan pendiam wajar saja kalau tidak ditanya dulu mungkin dia bungkam mulut sepanjang perjalanan dan hari demi hari kisah asmaraku berjalan dengan baik dengan sifat aku yang humoris dia terlihat sangat bahagia meskipun cuman membicarakan hal yang ga jelas wkwk.
Di setiap hubungan pun tidak selamanya berjalan dengan baik mungkin sedikit cekcok pun pernah aku alami sering malah,mulai dari hal kecil yang menjadi dibesar-besarkan namanya juga anak muda mungkin masih memiliki sifat labil dan kaku.

 Sampai akhirnya kisah perjalanan aku dengan dia harus berakhir setelah kita menjalani hubungan kurang lebih satu tahun ,dengan alasan dia yang tidak mau pacaran dulu tetapi alasan itu seperti tidak masuk akal sampai akhirnya dia mengakui bahwa dia merasa aku sudah berbeda dibanding dulu pertama kenal, perjuanganku untuk terus mempertahankan sangatlah susah namun kali ini masih bisa untuk dipertahankan tetapi takdir berkata lain kisah kita harus berpisah.
Meskipun mata tak pernah berbohong, selalu ada bukti disetiap tatapan yang selalu menorehkan gelap rindu dari hatinya.

Sekarang kita sudah berbeda kota tetapi komunikasi masih berjalan dengan baik dan saya yakin bahwa Allah akan mempertemukan bila ia jodohnya.

Dan gelap sendu malam sunyi begitu terasa syahdu, jantung berbalik berdetak kencang menderu , pertama kali mengingat sosok mu dengan rasa acuh sikapmu membisu tenang senyap tersipu malu mengenal aku, dan menjelang pagi ini ,ada seseorang yang benar-benar merindukan sosok mu yaitu aku.

Kalau aku dulu berkata bahwa aku mencintai sosokmu maka kukira itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap dan berlaku tidak hanya sampai dihari itu, melainkan juga dihari ini  untuk selama lamanya 
Karena, aku yang sekarang mungkin bukan aku yang dulu,waktu membawa aku pergi , tetapi perasaan tetap sama, bersifat menjalar kedepan.

So,buat kalian yang memiliki wanita idaman yang pantas kamu perjuangin tolong pertahankan

Sekian itulah kisah kasih yang saya alami semasa SMA semoga menghibur anda semua. TERIMAKASIH.

>TIGA TAHUN KITA TELAH USAI

No comments:

Post a Comment